Disutradarai oleh:Martino Zaidelis
Untuk mencegah perjalanan berkemah semester terakhir putranya dibatalkan, seorang ibu tunggal dengan tegas memutuskan untuk bekerja sebagai sopir bus sekolah secara langsung.Sambil berjalan di sepanjang jalan, dia tidak hanya mencoba menebus keterasingan masa lalunya, tetapi juga mencoba membuktikan kepada putranya bahwa dia juga bisa menjadi "ibu keren".Perjalanan ini bukan hanya jalan menuju kamp, tetapi juga jalan yang hangat untuk membangun kembali hubungan emosional antara ibu dan anak.