Disutradarai oleh:Laxman Utekar
Kematian Shivaji seperti percikan, memicu konflik yang berlarut -larut antara Marathi dan Kekaisaran Mughal.Putranya Sambaji mewarisi kehendak ayahnya dan dengan tegas membawa bendera untuk melawan pasukan Aurangzeb.Dalam kekacauan perang dan perebutan kekuasaan, kedua belah pihak terus -menerus bertempur.Ini bukan hanya pertempuran untuk kekuasaan, tetapi juga bab epik yang penuh dengan pengorbanan, keuletan dan kepercayaan.Dalam semburnya turbulen pada zaman ini, setiap keputusan disertai dengan harga, setiap kesetiaan diuji, dan keseimbangan sejarah perlahan -lahan dimiringkan dalam nasib karakter yang tak terhitung jumlahnya.