Aminah (Erysha Emyra) adalah seorang gadis yang tumbuh di sekolah agama (Madrasah) yang menutupi wajahnya dengan kain nika, tetapi dia menyembunyikan keuletan dan kelembutan yang tidak diketahui di dalam hatinya.Dunianya awalnya damai dan tertutup sampai takdir membawanya ke dalam kehidupan Adam (Mk K-C-Clique).
Saat ketika keduanya pertama kali bertemu, itu bukan bunga dan sinar matahari, tetapi kekacauan dan krisis.Adam terlibat dalam pertempuran sengit pada waktu itu, dan perutnya terluka parah, dan darah menodai pakaiannya merah.Pada saat kritis ini, Amina mengulurkan tangannya untuk menghentikan pendarahan dan membalutnya.Untuk menangani luka itu, dia harus mengungkap tabir di wajahnya di depannya untuk pertama kalinya - itu bukan hanya menghilangkan sepotong kain, tetapi juga melonggarkan dinding hati.
Pertemuan tak terduga ini seperti batu yang dilemparkan ke tengah danau, menyebabkan riak dalam kehidupan keduanya.Sejak hari itu, Amina bukan lagi hanya gadis religius yang menjaga kesopanannya, dan Adam bukan lagi anak laki -laki yang hanya tahu bagaimana berbicara dengan tinjunya.Takdir mereka telah terjalin, dan dunia satu sama lain telah diam -diam berubah. Sebuah cerita tentang penebusan, pertumbuhan, dan perkecambahan emosi perlahan -lahan terbuka.
Read More
Pemeran Utama
Erysha Emyra
MK K-Clique
Zahiril Adzim
Saya bukan seorang Ustazah
0
TOMATO SKOR
Umumnya Tidak Menguntungkan
0
IMDB SKOR
Umumnya Tidak Menguntungkan
Ringkasan
Aminah (Erysha Emyra) adalah seorang gadis yang tumbuh di sekolah agama (Madrasah) yang menutupi wajahnya dengan kain nika, tetapi dia menyembunyikan keuletan dan kelembutan yang tidak diketahui di dalam hatinya.Dunianya awalnya damai dan tertutup sampai takdir membawanya ke dalam kehidupan Adam (Mk K-C-Clique).
Saat ketika keduanya pertama kali bertemu, itu bukan bunga dan sinar matahari, tetapi kekacauan dan krisis.Adam terlibat dalam pertempuran sengit pada waktu itu, dan perutnya terluka parah, dan darah menodai pakaiannya merah.Pada saat kritis ini, Amina mengulurkan tangannya untuk menghentikan pendarahan dan membalutnya.Untuk menangani luka itu, dia harus mengungkap tabir di wajahnya di depannya untuk pertama kalinya - itu bukan hanya menghilangkan sepotong kain, tetapi juga melonggarkan dinding hati.
Pertemuan tak terduga ini seperti batu yang dilemparkan ke tengah danau, menyebabkan riak dalam kehidupan keduanya.Sejak hari itu, Amina bukan lagi hanya gadis religius yang menjaga kesopanannya, dan Adam bukan lagi anak laki -laki yang hanya tahu bagaimana berbicara dengan tinjunya.Takdir mereka telah terjalin, dan dunia satu sama lain telah diam -diam berubah. Sebuah cerita tentang penebusan, pertumbuhan, dan perkecambahan emosi perlahan -lahan terbuka.