Takaki dan Akari adalah teman sekelas di sekolah dasar, dan selama hari -hari mereka menghabiskan bersama siang dan malam, mereka secara bertahap menjadi teman terdekat satu sama lain.Selama tahun -tahun yang tidak bersalah itu, tawa, rahasia dan mimpi mengalir dengan tenang di antara keduanya, seolah -olah waktu tidak akan pernah memisahkannya.
Namun, nasib diam -diam berbelok.Karena pekerjaan orang tuanya, Akari harus memindahkan keluarganya ke kota lain yang jauh.Pada hari perpisahan, matahari masih lembut, tetapi ada berat yang tak terlukiskan di udara.Pertama kali kedua anak itu merasa bahwa jarak antara hati bisa begitu lama demi waktu dan ruang.
Meskipun mereka berjanji satu sama lain untuk menjadi teman sepanjang waktu, surat dan panggilan telepon menjadi semakin kurang seiring berjalannya waktu.Hidup datang seperti gelombang, mengencerkan kenangan bersama Anda setiap hari.Dan untuk Takaki, kekhawatiran itu selalu tersembunyi di bagian hatinya yang paling lembut.
Sampai suatu hari, dia mengetahui bahwa dia akan pindah ke kota lebih lanjut, jauh dari segala sesuatu yang akrab.Pada saat itu, dia tiba -tiba menyadari bahwa mungkin dia tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk bertemu Akari lagi.Jadi dia memutuskan untuk melihatnya lagi sebelum semuanya benar -benar tersebar, bahkan jika itu hanya yang terakhir kalinya.
Ini adalah kisah tentang pertumbuhan, jarak, dan perpisahan, dan juga merupakan kisah tentang emosi yang tak terkatakan ketika saya masih muda, yang diam -diam bergema di kedalaman waktu.
Read More